http://icons.iconarchive.com/icons/mattahan/umicons/48/Letter-A-icon.png http://icons.iconarchive.com/icons/mattahan/umicons/32/Letter-A-icon.png

Senin, 25 Maret 2013

KEGUNAAN STATISTIK

BAB I
PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang
Statistika Pada Umumnya digunakan untuk menunjukkan tubuh pengetahuan (body of      knowledge)  tentang   cara-cara pengumpulan data, analisis dan penafsiran data.


1.2   Rumusan Masalah
a)    Apa fungsi,kegunaan Dan Peranaan Statistik ?
b)    Sebutkan Macam – Macam Kegunaan Statistik Dalam Berbagai Bidang Ilmu ?
c)    Apa Saja fungsi Dan Kegunaan Statistik Dalam Dunia Pendidikan ?


1.3   Tujuan
a)    Agar Pembaca Mengetahui Secara Langsung Fungsi,Kegunaan, Dan Peranaan Statistik.
b)    Agar Pembaca Mengetahui Berbagai Fungsi Statistik Dalam Berbagai Bidang Ilmu.
c)    Agar Pembaca Memahami Kegunaan Statistik Dalam Dunia Pendidikan.







BAB II
PEMBAHASAN


2.1   Fungsi,Kegunaan, Dan Peranan statistik.

Statistika digunakan untuk menunjukkan tubuh pengetahuan (body of knowledge)  tentang   cara-cara pengumpulan data, analisis dan penafsiran data.

a.    Fungsi statistika
Ø  Statistik menggambarkan data dalam bentuk tertentu
Ø  Statistik dapat menyederhanakan data yang kompleks menjadi data yang mudah   dimengerti
Ø  Statistik merupakan teknik untuk membuat perbandingan
Ø  Statistik dapat memperluas pengalaman individu
Ø  Statistik dapat mengukur besaran dari suatu gejala
Ø  Statistik dapat menentukan hubungan sebab akibat

b.    Kegunaan Statistika
Ø  Membantu penelitian dalam menggunakan sampel sehingga penelitian dapat bekerja efisien dengan hasil yang sesuai dengan obyek yang ingin diteliti
Ø  Membantu penelitian untuk membaca data yang telah terkumpul sehingga peneliti dapat mengambil keputusan yang tepat
Ø  Membantu peneliti untuk melihat ada tidaknya perbedaan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya atas obyek yang diteliti
Ø  Membantu peneliti untuk melihat ada tidaknya hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lainnya
Ø  Membantu peneliti dalam menentukan prediksi untuk waktu yang akan dating
Ø  Membantu peneliti dalam melakukan interpretasi atas data yang terkumpul (M.Subana dkk, 2000;14)
Ø  Pemerintah menggunakan statistika untuk menilai hasil pembangunan masa lalu dan merencanakan masa mendatang
Ø  Pimpinan menggunakannya untuk pengangkatan pegawai baru, pembelian peralatan baru, peningkatan kemampuan karyawan, perubahan sistem kepegawaian, dsb.
Ø  Para pendidik sering menggunakannya untuk melihat kedudukan siswa, prestasi belajar, efektivitas metoda pembelajaran, atau media pembelajaran.
Ø  Para psikolog banyak menggunakan statistika untuk membaca hasil pengamatan baik melalui tes maupun obserbasi lapangan.

c. Peranan Statistika
Ø  Di dalam penelitian, statistika berperan untuk:
Ø  Memberikan informasi tentang karakteristik distribusi suatu populasi tertentu, baik diskrit maupun kontinyu. Pengetahuan ini berguna dalam menghayati perilaku populasi yang sedang diamati
Ø  Menyediakan prosedur praktis dalam melakukan survey pengumpulan data melalui metode pengumpulan data (teknik sampling). Pengetahuan ini berguna untuk mendapatkan hasil pengukuran yang terpercaya
Ø  Menyediakan prosedur praktis untuk menduga karakteristik suatu populasi melalui pendekatan karakteristik sampel, baik melalui metode penaksiran, metode pengujian hipotesis, metode analisis varians. Pengetahuan ini berguna untuk mengetahui ukuran pemusatan dan ukuran penyebaran serta perbedaan dan kesamaan populasi.
Ø  Menyediakan prosedur praktis untuk meramal keadaan suatu obyek tertentu di masa mendatang berdasarkan keadaan di masa lalu dan masa sekarang. Melalui metode regresi dan metode deret waktu. Pengetahuan ini berguna memperkecil resiko akibat ketidakpastian yang dihadapi di masa mendatang.
Ø  Menyediakan prosedur praktis untuk melakukan pengujian terhadap data yang bersifat kualitatif melalui statistik non parametric, Sementara menurut Sugiyono (2003:12), statistika berperan untuk:
Ø  Alat untuk menghitung besarnya anggota sampel yang diambil dari suatu populasi, sehingga jumlah sampel yang dibutuhkan akan lebih dapat dipertanggungjawabkan
Ø  Alat untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen sebelum instrumen tersebut digunakan dalam penelitian
Ø  Sebagai teknik untuk menyajikan data, sehingga data lebih komunikatif, misalnya melalui tabel, grafik, atau diagram
Ø  Alat untuk menganalisis data seperti menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian.


2.2   Kegunaan Statistik Dalam Berbagai Bidang Ilmu

1.  Kegunaan Statistik Dalam Bidang Ilmu mnajemen :
a. Penentuan struktur gaji, pesangon,tunjangan karyawan
b. Penentuan jumlah persediaan
c. Evaluasi produktivitas karyawan
d. Evaluas kinerja karyawan.

2.  Kegunaan Statistik Dalam Bidang Ilmu Akuntasi :
a. Penentuan standar audit barang dan jasa
b. Penentu depresiasi barang dan jasa
c. Analisis rasio keuangan.


3.  Kegunaan Statistik Dalam Bidang Ilmu Keuangan :
a. Tingkat pengembalian infestasi
b. Analisis pertumbuhan laba.

4.  Kegunaan Statistik Dalam Bidang Ilmu Pemasaran :
a. Mengetahui preferensi konsumen
b. Penelitian dan pengembangan produk
c. Analisis potensi,segmentasi dan diskriminasi pasar
d. Ramalan penjualan
e. Efektifiktas kegitan promosi penjualan
f. Penetepan harga.

5.  Kegunaan Statistik Dalam Bidang Ekonomi Pembangunan :
a. Analisis pertumbuhan ekonomi, inflasi dan suku bunga
b. Pertumbuhan penduduk, pengangguran dan kemiskinan.

6. Kegunaan Statistik Dalam Bidang Agribisnis :
a. Analisis produksi tanaman, ternak,ikan dan lain- lain
b. Kelayakan usaha dan skala ekonomi
c. Manajemen produksi agribisnis
d. Analisis ekspor dan impor produksi pertanian.


2.3    Fungsi Dan Kegunaan Statistik Dalam Dunia Pendidikan
Berikut gambaran perhitungan statistik status pendidikan di Indonesia :

http://blog.umy.ac.id/muhakbargowa/2012/11/19/fungsi-dan-kegunaan-statistik-dalam-dunia-pendidikan/

Fungsi yang dimiliki oleh statistik dalam dunia pendidikan terutama bagi para pendidik (pengajar, guru, dosen atau yang lainya adalah sebagai alat bantu. Tidak dapat disangkal bahwa dalam melaksanakan tugasnya, seorang pendidik akan senantiasa terlibat pada masalah penilaian atau evaluasi terhadap hasil pendidikan setelah anak didik menempuh proses pendidikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. di dalam kegiatan menilai itu, seorang pendidik menggunakan norma tertentu; norma tersebut pada hakekatnya adalah semacam ukuran. Hasil penilain itu biasaanya dinyatakan dalam berbagai macam cara. namun cara yang paling umum digunakan adalah menyatakan dalam bentuk angka (bilangan). memang hal yang di nilai itu sendiri  yaitu kemajuan atau perkembangan anak didik dalm jangka waktu tertentu-sebenarnya bersifat kualitatif, akan tetapi diubah menjadi data yang kuantitatif. Dengan kata lain, terhadap hasil penilaian itu dilakukan kuantifikasi. Alasan kuantifikasi itu sudah barang tentu bermacam-macam, namun alasan yang paling utama adalah, dengan melakukan pengubahan bahan keterangan yang bukan berupa angka menjadi bahan keterangan yang berupa angka, pendidik akan dapat dengan secara jelas dan tegas memperoleh gambaran mengenai kemajuan atau perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik, setelah menjalani proses pendidikan.
Dengan menggunakan data kuantitatif seorang pendidik akan lebih dapat meperoleh kepastian, ketimbang menggunakan data kualitatif. Karena dalam kegiatan penilaian hasil pendidikan cara yang paling umum adalah dengan menggunakan data kuantitatif. maka tidak perlu diragukan lagi bahwa statistik dalam hal ini mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai alat bantu, yaitu alat bantu untuk mengolah, menganalisis, dan menyimpulkan hasil yang telah dicapai dalam kegiatan penilaian tersebut.
Bagi seorang pendidik profesional, statistik juga memiliki keguanaan yang cukup besar, sebab dengan menggunakan statistik sebagai alat bantu, maka pada data tersebut pendidik akan dapatkan hal-hal sebagai berikut:
  • Memperoleh gambaran, baik gambaran umum maupun secara khusus tentang suatu gejala, keadaan atau peristiwa.
  • mengikuti perkembangan pasang-surut mengenai gejala, keadaan atau peristiwa tsb, dari waktu ke waktu.
  • melakukan pengujian, apakah gejala yang satu berbeda dengan gejala yang lain. jiak terdapat perbedaan apakah perbedaan itu merupak perbedaaan yang berarti (meyakinkan) ataukah perbedaan itu terjadi hanya kebetulan saja.
  • mengetahui apakah gejala yang satu aada hubungannya dengan gejala yang lain.
  • menysusun laporan yang berupa data kuantitatif dengan teratur, ringkas dan jelas.
  • menarik kesimpulan secara logis, mengambil keputusan secara tepat dan mantap, serta dapat memperkirakan atau meramlkan hal-hal yang mungkin terjadi di masa mendatang, dan langkah kongkrit apa yang perlu dilakukan pendidik.












BAB III
PENUTUP

3.1       Kesimpulan
Kegunaan Statistik adalah untuk menunjukan tentang cara – cara pengumpulan data, menganalisis dan penafsiran data.

3.2       Saran
Kami sebagai penulis disini menyadari bahwa makalah kami ini    masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
           










DAFTAR PUSTAKA

1.    Bungin, Burhan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta. Prenada Media Group.
            Hadi, S. 1995. Statistik 1, 2, 3, Yogyakarta. Andi Offset
            Nazir, Mohamad. 1983. Metode Penelitian. Jakarta. Ghalia Indonesia.
            Sudjana. 1992. Metoda Statistika (Edisi ke 5). Bandung: Tarsito
            Sugiyono. 2003. Statistika untuk Penelitian, Bandung. Alfabeta

2.    Susetyo, Budi. 2010. Statistika Untuk Analisis Data Penelitian. Bandung. PT. Refika Aditama.
           Walpole, R.E. 1992. Pengantar Statistika. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar